Hello Kitty Touching Lip

Jumat, 31 Agustus 2012

Langkah - Langkah membuat favicon blog

Langkah Membuat favicon :
  • Favicon ini harus berbentuk bujursangkar panjang dan lebar harus sama berukuran 4x4 cm dengan size maksimal 100 KB, jika anda belum mempunyai software aplikasi pembuat file .ico, dapat membuat pada layanan buat Favicon disini favicon.cc
  • Setelah masuk ke web favicon.cc, jika ingin membuat favicon klik pada Create New Favicon atau jika sudah mempunyai file image di komputer Klik pada Import Image, image dapat berupa file animasi gif, png, jpg, jpeg, bmp
  • Masukan image sobat dari komputer, disini ukuran bebas asal size image jangan lebih dari 5 MB, nanti akan otomatis mengecilkan sendiri, jika sudah klik Upload
  • Maka akan mendownload dan tersimpan pada komputer hasilnya
  •  

Jumat, 27 Juli 2012

Sistem Ekskresi

Ekskresi berarti pengeluaran zat buangan atau zat sisa hasil metabolisme yang berlangsung dalam tubuh organisme. Zat sisa metabolisme dikeluarkan dari tubuh oleh alat ekskresi. Alat ekskresi pada manusia dan vertebrata lainnya berupa ginjal, paru-paru, kulit, dan hati, sedangkan alat pengeluaran pada hewan invertebrata berupa nefridium, sel api, atau buluh Malphigi.
Sistem ekskresi membantu memelihara homeostasis dengan tiga cara, yaitu melakukan osmoregulasi, mengeluarkan sisa metabolisme, dan mengatur konsentrasi sebagian besar penyusun cairan tubuh.
Zat sisa metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. Zat sisa ini sudah tidak berguna lagi bagi tubuh. Sisa metabolisme antara lain, CO2, H20, NHS, zat warna empedu, dan asam urat.
Karbon dioksida dan air merupakan sisa oksidasi atau sisa pembakaran zat makanan yang berasal dari karbohidrat, lemak dan protein. Kedua senyawa tersebut tidak berbahaya bila kadarnya tidak berlebihan. Walaupun CO2 berupa zat sisa namun sebagian masih dapat dipakai sebagai dapar (penjaga kestabilan PH) dalam darah. Demikian juga H2O dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan, misalnya sebagai pelarut.
Amonia (NH3), hasil pembongkaran/pemecahan protein, merupakan zat yang beracun bagi sel. Oleh karena itu, zat ini harus dikeluarkan dari tubuh. Namun demikian, jika untuk sementara disimpan dalam tubuh zat tersebut akan dirombak menjadi zat yang kurang beracun, yaitu dalam bentuk urea.
Zat warna empedu adalah sisa hasil perombakan sel darah merah yang dilaksanakan oleh hati dan disimpan pada kantong empedu. Zat inilah yang akan dioksidasi jadi urobilinogen yang berguna memberi warna pada tinja dan urin.
Asam urat merupakan sisa metabolisme yang mengandung nitrogen (sama dengan amonia) dan mempunyai daya racun lebih rendah dibandingkan amonia, karena daya larutnya di dalam air rendah.
Tugas pokok alat ekskresi ialah membuang sisa metabolisme tersebut di atas walaupun alat pengeluarannya berbeda-beda.
SISTEM EKSKRESI PADA INVERTEBRATA
Sistem ekskresi invertebrata berbeda dengan sistem ekskresi pada vertebrata. Invertebrata belum memiliki ginjal yang berstruktur sempurna seperti pada vertebrata. Pada umumnya, invertebrata memiliki sistem ekskresi yang sangat sederhana, dan sistem ini berbeda antara invertebrata satu dengan invertebrata lainnya.
Alat ekskresinya ada yang berupa saluran Malphigi, nefridium, dan sel api. Nefridium adalah tipe yang umum dari struktur ekskresi khusus pada invertebrata. Berikut ini akan dibahas sistem ekskresi pada cacing pipih (Planaria), cacing gilig (Annellida), dan belalang.
1. Sistem Ekskresi pada Cacing Pipih
Cacing pipih mempunyai organ nefridium yang disebut sebagai protonefridium. Protonefridium tersusun dari tabung dengan ujung membesar mengandung silia. Di dalam protonefridium terdapat sel api yang dilengkapi dengan silia.
Tiap sel api mempunyai beberapa flagela yang gerakannya seperti gerakan api lilin. Air dan beberapa zat sisa ditarik ke dalam sel api. Gerakan flagela juga berfungsi mengatur arus dan menggerakan air ke sel api pada sepanjang saluran ekskresi. Pada tempat tertentu, saluran bercabang menjadi pembuluh ekskresi yang terbuka sebagai lubang di permukaan tubuh (nefridiofora). Air dikeluarkan lewat lubang nefridiofora ini.
.Gbr. Struktur alat ekskresi pada casing pipih
Sebagian besar sisa nitrogen tidak masuk dalam saluran ekskresi. Sisa nitrogen lewat dari sel ke sistem pencernaan dan diekskresikan lewat mulut. Beberapa zat sisa berdifusi secara langsung dari sel ke air.
2. Sistem Ekskresi pada Anelida dan Molluska
Anelida dan molluska mempunyai organ nefridium yang disebut metanefridium. Pada cacing tanah yang merupakan anggota anelida, setiap segmen dalam tubuhnya mengandung sepasang metanefridium, kecuali pada tiga segmen pertama dan terakhir.
Metanefridium memiliki dua lubang. Lubang yang pertama berupa corong, disebut nefrostom (di bagian anterior) dan terletak pada segmen yang lain. Nefrostom bersilia dan bermuara di rongga tubuh (pseudoselom). Rongga tubuh ini berfungsi sebagai sistem pencernaan. Corong (nefrostom) akan berlanjut pada saluran yang berliku-liku pada segmen berikutnya.
Gbr. Sistem ekskresi pada anelida
Bagian akhir dari saluran yang berliku-liku ini akan membesar seperti gelembung. Kemudian gelembung ini akan bermuara ke bagian luar tubuh melalui pori yang merupakan lubang (corong) yang kedua, disebut nefridiofor. Cairan tubuh ditarik ke corong nefrostom masuk ke nefridium oleh gerakan silia dan otot. Saat cairan tubuh mengalir lewat celah panjang nefridium, bahan-bahan yang berguna seperti air, molekul makanan, dan ion akan diambil oleh sel-sel tertentu dari tabung. Bahan-bahan ini lalu menembus sekitar kapiler dan disirkulasikan lagi. Sampah nitrogen dan sedikit air tersisa di nefridium dan kadang diekskresikan keluar.
Metanefridium berlaku seperti penyaring yang menggerakkan sampah dan mengembalikan substansi yang berguna ke sistem sirkulasi.
Cairan dalam rongga tubuh cacing tanah mengandung substansi dan zat sisa. Zat sisa ada dua bentuk, yaitu amonia dan zat lain yang kurang toksik, yaitu ureum. Oleh karena cacing tanah hidup di dalam tanah dalam lingkungan yang lembab, anelida mendifusikan sisa amonianya di dalam tanah tetapi ureum diekskresikan lewat sistem ekskresi.
3. Alat Ekskresi pada Belalang

Alat ekskresi pada belalang adalah pembuluh Malpighi, yaitu alat pengeluaran yang berfungsi seperti ginjal pada vertebrata. Pembuluh Malphigi berupa kumpulan benang halus yang berwarna putih kekuningan dan pangkalnya melekat pada pangkal dinding usus. Di samping pembuluh Malphigi, serangga juga memiliki sistem trakea untuk mengeluarkan zat sisa hasil oksidasi yang berupa CO2. Sistem trakea ini berfungsi seperti paru-paru pada vertebrata.
Belalang tidak dapat mengekskresikan amonia dan harus memelihara konsentrasi air di dalam tubuhnya. Amonia yang diproduksinya diubah menjadi bahan yang kurang toksik yang disebut asam urat. Asam urat berbentuk kristal yang tidak larut.
Pembuluh Malpighi terletak di antara usus tengah dan usus belakang. Darah mengalir lewat pembuluh Malpighi. Saat cairan bergerak lewat bagian proksimal pembuluh Malpighi, bahan yang mengandung nitrogen diendapkan sebagai asam urat, sedangkan air dan berbagai garam diserap kembali biasanya secara osmosis dan transpor aktif. Asam urat dan sisa air masuk ke usus halus, dan sisa air akan diserap lagi. Kristal asam urat dapat diekskresikan lewat anus bersama dengan feses. 





Gbr. Sistem Ekskresi pada belalang












Rabu, 12 Oktober 2011

SM*SH

SM*SH (dibaca smash), merupakan sebuah grup musik asal Indonesia yang dibentuk oleh Starsignal pada tanggal 10 April 2010. Grup musik ini beranggotakan 7 orang yaitu RafaelRanggaMorganBismaDickyReza, dan Ilham.[4] Genre musik yang mereka bawakan adalah pop-dance. Nama SM*SH merupakan singkatan dari Seven Men as Seven Heroes. Heroes maksudnya mereka ingin menginspirasi anak muda untuk berkreasi yang positif. Huruf A-nya menggunakan simbol bintang karena terinspirasi dari nama managemen SM*SH yaitu Starsignal. Mereka mulai dikenal masyarakat luas melalui lagunya yang berjudul "I Heart You".
Biografi
SM*SH pada awalnya beranggotakan 3 orang yaitu Dicky, Ilham, dan Reza. Lalu Morgan dan Bisma masuk, lalu disusul oleh Rangga dan Rafael. Kebanyakan dari mereka bermula dari dancer, ada juga yang mempunyai latar belakang penyanyi, dan beberapa personel lainnya yang pernah ikut bermain band. Oleh Starsignal, mereka dimasukkan dalam training camp. Disini mereka diasah kemampuannya dalam hal menyanyi dan menari. Mereka dibekali pula dengan ilmu public speakingTraining camp ini berlangsung selama 5 bulan.[5] Awal terjun ke dunia hiburan, SM*SH mengikuti ajang kompetisi dance yang diadakan oleh Cinta Laura, mereka juga menjadi dancer dalam singel-nya.[5] Kemudian pada bulan Oktober 2010, single pertama SM*SH dirilis. Single tersebut berjudul I Heart You.[6][7] Lagu ini juga dirilis ulang dan diaransemen oleh artis Opera Van Java bersama denganAdul yang bernama SM#SH (dibaca smosh) dan berganti judul menjadi Cenat Cenut.[8]
Add caption
Selain itu, band ini juga menjadi pemeran utama dalam serial televisi berjudul Cinta Cenat Cenut yang ditayangkan di Trans TV sejak tanggal 18 Februari2011.[9] Boy band yang pernah menyanyikan lagu Take a Bow milik Rihanna pada siaran langsung di radio ini juga mulai mendapatkan kontrak iklan dari Kartu As Know Me So Well Telkomsel, mereka juga menjadi bintang iklan Sosis So Nice.[10][11][12] 10 April 2011 mereka merayakan ulang tahun Sm*sh untuk pertama kalinya di acara Hip Hip Hura Tolak Angin Karnaval SCTV 2011 yang berlangsung di lapangan Lumintang DenpasarBali. Para penggemar Sm*sh (Sm*shblast) tetap histeris berteriak sekuat tenaga ikut menyanyi dan melompat walaupun saat itu di tengah hujan lebat.[13] Pada 6 Maret 2011, Sm*sh merilis singel keduanya yang berjudul Senyum dan Semangat, mereka pertama kali menampilkan secara langsung lagu yang berjenis musik electronica/eurodance ini pada acara musik Inbox SCTV, alhasil lagu ini menempati tangga lagu tertasa Indonesia.[14].
Dalam acara ajang peghargaan musik IndonesiaSCTV Music Awards 2011, Sm*sh tidak masuk dalam nominasi karena band ini baru naik daun pada tahun 2011, namun SCTV mengundang Sm*sh untuk membacakan nominasi "Album Pendatang Baru Duo/Grup". Mereka juga membawakan debut single utamanya yang bertajuk I Heart You, lagu ini dinyanyikan bersama penyanyi solo Afgan, selain itu mereka juga menyanyikan lagu Senyum dan Semangat.[15] Pada acara peluncuran website resmi untuk mempersatukan para fans mereka (Sm*shblast) www.smashblast.co.id, mereka menyatakan akan menyelesaikan album studio pertamanya yang akan berisi 9 lagu di dalamnya.[16] Lagu Gadisku yang dibawakan oleh Sm*sh dalam acara musik Dahsyat RCTI pada 18 April2011[17], merupakan daur ulang dari lagu milik Trio Libels yang populer di era 1989-an. Bens Leo sebagai pengamat musik mencarikan lagu ini untuk Sm*sh setelah memastikan hak cipta lagu tersebut dan akan dimasukkan dalam album pertamanya Sm*sh.[18][19] Selain itu, album dari Bebi Romeo yang bertajuk Bebi Romeo Various Artist yang sudah dirilis dan melibatkan berbagai penyanyi juga memasukan Sm*sh dalam lagu berjudul Aku Cinta Kau dan Dia
Personel
Nama lengkapNama selebTempat lahirTanggal lahirTinggi badan (cm)Berat badan (kg)Pendidikan
Rafael Landry TanubrataRafaelGarut16 November 1986 (umur 24)17868Universitas Kristen Maranatha Bandung
Rangga DewamoelaRanggaVoorburgBelanda6 Januari 1988 (umur 23)17060Universitas Katolik Parahyangan Bandung
Morgan Oey
(Handi Morgan Winata)
MorganSingkawang25 Mei 1990 (umur 21)17865Universitas Bina Nusantara, Jakarta
Bisma KarismaBismaBandung27 November 1990 (umur 20)16951Universitas Komputer Indonesia Bandung
Dicky Muhammad PrasetyaDickyBandung18 Juni 1993 (umur 18)17048SMA BPI 1 Bandung
Muhammad Reza AnugrahRezaKendari21 Maret 1994 (umur 17)17255SMAN 6 Bandung
Muhammad Ilham FauziIlhamKendari29 Agustus 1995 (umur 16)17056SMAN 1 Bandung